Cerita Lain Dibalik Doki-Doki Literature Club

Catatan :

Artikel ini mengandung unsur gore. Pembaca yang berumur dibawah 13 tahun diharapkan tidak membaca artikel ini. Serta artikel ini mayoritas mengambil referensi dari Game Theory, dengan sedikit pengembangan.

Doki-Doki Literature Club (DDLC) merupakan game visual novel (VN) yang telah rilis di Steam pada bulan Oktober tahun lalu. Game ini didirikan oleh Team Salvato dalam kurun waktu dua tahun. Berkat adanya Twitch dan Youtube, DDLC menjadi terkenal, hingga mendapat beberapa penghargaan, seperti game terbaik pilihan dalam IGN Best of 2017. Di ajang yang sama, game ini juga mendapat nominasi game paling inovatif pilihan.

DDLC juga bukan sekedar VN biasa, yang pada umumnya hanya sekedar cerita, dan kadang berujung menjadi dating simulator. Pada awalnya, game ini memang terkesan seperti VN biasa, namun pada titik tertentu, suasananya, baik latar maupun layar interface nya akan berubah menjadi horor. Dalam game ini menembus tembok keempat (breaking the fourth wall) juga merupakan hal yang lumrah untuk ditemukan. Maka tidak heran beberapa karakternya sadar kalau mereka berada dalam game.

Selain itu, Dan Salvato juga memasukkan banyak easter egg disini, yang menjadi topik utama dalam artikel ini. Easter egg yang dimasukkan umumnya merupakan sebuah kode atau pesan-pesan yang tersirat dalam game tersebut, seolah-olah memberikan petunjuk kepada semua orang tentang sesuatu hal. Beberapa youtuber seperti Game Theory mencoba menjabarkan pesan-pesan tersembunyi di dalam DDLC yang sepertinya ingin disampaikan kepada publik mengenai suatu informasi.

Spoiler alert, easter egg yang dapat ditemui di dalam game hanya tersedia setelah peristiwa dimana Sayori, salah satu tokoh dalam DDLC, melakukan praktik bunuh diri.  Berikut adalah easter egg yang digarisbawahi.

ddlc1

Puisi di atas merupakan puisi spesial. Terlihat bahwa huruf yang tampak hanyalah huruf yang membentuk kalimat “nothing is real?”, namun apabila dimanipulasi menggunakan perangkat lunak, maka kita dapat melihat tulisan secara penuh, yang berisi sebagai berikut.

Irregular heartbeat. Heart palpitations. Arrhythmia. I search and search, eyes scanning everything I can find on their symptoms. What is this? Shortness of breath? Chest pain? Dizziness? No. This is all wrong. Elyssa’s symptoms are nowhere near this simple. I’ve seen it twice now. The screams of pain. Sickeningly pale skin. Vomiting blood. There is no other explanation, other than that Renier’s information was a complete and utter lie.
This can’t all be coincidence. It’s not possible. I don’t know how much of this Renier is behind. But I do know this: There is something horribly wrong with this family. And I accepted the invitation to become a part of it.
I can hear Elyssa’s screams through the walls now. I listen helplessly. Renier said that he would be with her shortly. Is he in her room now? Why is she screaming even louder than before?

Dilihat dari beberapa kalimat di atas, tampak bahwa penulis dari tulisan ini adalah seorang dokter yang sedang menangani pasien bernama Elyssa, yang menderita penyakit aritmia, atau detak jatung yang tak teratur. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak kita temukan dalam DDLC, karena tidak ada karakter yang merupakan seorang dokter di dalamnya. Selain itu, kita juga menemukan nama-nama baru, yakni Elyssa dan Reiner, yang namanya juga tidak ditemukan secara gamblang di dalam game. Namun, mengapa hal ini diceritakan secara tersembunyi di dalam game? Kita dapat menjawab pertanyaannya nanti.

ddlc2.png

Puisi di atas merupakan puisi yang ditulis oleh Natsuki, yang kemudian mematahkan lehernya (walaupun Natsuki masih tetap hidup normal setelah adegan tersebut). Tulisan ini merupakan kode Base64, yang apabila diterjemahkan menjadi kalimat biasa akan menghasilkan kalimat sebagai berikut.

Open Your Third Eye

I can feel the tenderness of her skin through the knife, as if it were an extension of my sense of touch. My body nearly convulses. There’s something incredibly faint, deep down, that screams to resist this uncontrollable pleasure. But I can already tell that I’m being pushed over the edge. I can’t…I can’t stop myself.

Kita menemukan istilah baru, yakni Third Eye. Sekarang kita akan lihat easter egg ketiga.

ddlc3.png

Puisi ini diperoleh dari Yuri, dan tampak seperti tulisan cakar ayam dengan noda darah. Beberapa orang telah mencoba menerjemahkan ini, dan hasilnya adalah sebagai berikut, apabila kita hanya menggunakan paragraf terakhirnya saja.

Fresh blood seeps through the line parting her skin and slowly colors her breast red. I begin to hyperventilate as my compulsion grows. The images won’t go away. Images of me driving the knife into her flesh continuously, fucking her body with the blade, making a mess of her. My head starts going crazy as my thoughts start to return.

Shooting pain assaults my mind along with my thoughts. This is disgusting. Absolutely disgusting. How could I ever let myself think these things? But it’s unmistakable. The lust continues to linger through my veins. An ache in my muscles stems from the unreleased tension experienced by my entire body. Her Third Eye is drawing me closer.

Dari paragraf ini kita juga menemukan istilah “Third Eye”, dan isi dari paragrafnya konsisten seperti puisi kedua sebelumnya, yakni tampak menceritakan seorang gadis yang tampak dirasuki oleh sesuatu yang senang mencederai tubuhnya.

Kita masih mempunyai empat easter egg lagi yang perlu dibahas, dan keempat easter egg tersebut dapat ditemukan dalam folder game DDLC bernama “Characters”. Disana terdapat empat file, yaitu monika.chr, sayori.chr, natsuki.chr, dan yuri.chr. File tersebut pada awalnya tampak seperti file biasa yang berisi database masing-masing karakter, namun sebenarnya keempat file tersebut memuat beberapa petunjuk. File yuri.chr apabila dibuka dalam notepad, akan menampilkan suatu kode base64, yang apabila diterjemahkan akan menjadi suatu cerita yang sudah dikonfirmasi sendiri oleh Dan Salvato bahwa cerita tersebut dibuat ketika sedang mengalami kesulitan saat mengembangkan DDLC dua tahun sebelumnya. Kemudian file natsuki.chr apabila dibuka dalam gambar, maka akan menghasilkan gambar negatif. Apabila diolah kembali maka akan menghasilkan gambar berikut.

keay7edpcjvz

Karena belum ada konfirmasi tentang gambar ini, maka masih kurang jelas maknanya. Beberapa spekulasi mengatakan bahwa orang yang berada di gambar adalah Elyssa. Lalu monika.chr apabila ditampilkan dalam gambar akan membentuk suatu lingkaran yang mengelilingi gambar seperti barcode. Namun gambar tersebut merepresentasikan kumpulan bilangan biner, yang membutuhkan proses decoding sebanyak dua kali (biner -> base64 -> kumpulan kalimat) yang berisi suatu monolog sebagai berikut.

Can you hear me?
…Who are you?
I can’t…I can’t see you.
But I know you’re there. Yeah…you can definitely hear me.
You’ve been watching for a while now, right?
I guess I should…introduce myself, or something. Um…my name is…actually, that’s stupid. You obviously already know my name. Sorry.
Anyway…I’m guessing if you were able to put a stop to this, you would have done it by now.
I mean, I know you’re not, like…evil, or anything…because you’ve already helped me so much.
I should really thank you for that. For everything you’ve done. You’re really like a friend to me. So…thank you. So much.
I think…more than anything else…I really don’t want it to all be for nothing.

Everyone else is dead.
Maybe you already know that. I’m sure you do, actually.
But…it doesn’t have to be that way, right?
Well…there’s a lot of stuff I don’t understand. I don’t know if it’s even possible for me to understand it.
But I know that this isn’t my only story.
I can see that now. Really clearly.
And I think everyone else has had the same kind of experience. Some kind of deja vu.
It’s the Third Eye, right?
Anyway…I could be totally wrong about this. But I really think you might be able to do something.
I think you might be able to go back…or however you want to put it…
…To go back and tell them what’s going to happen.
If they know ahead of time, then they should be able to avoid it.
They should…if they remember their time with me in the other worlds…they should remember what I tell them.
Yeah. I really think this might be possible. But it’s up to you.
I’m sorry for always being…you know…

Never mind. I know that’s wrong.
This is my story. It’s time to be a fucking hero.
Both of us.
2018

Kita kembali menemukan istilah “Third Eye”. Dilihat dari monolog di atas tampak suatu plot dari suatu cerita, yang melibatkan penjelajahan waktu, dari kalimat “I think you might be able to go back…” dan seterusnya. Dan sesuatu tampak akan terjadi di tahun ini, 2018. Beberapa spekulasi mengatakan bahwa informasi dari monika.chr ini memuat game lain yang dibuat oleh Dan Salvato yang akan dirilis pada tahun ini. Kemudian yang terakhir adalah sayori.chr, yang harus dibuka dalam format audio dan divisualisasikan, sehingga akan muncul barcode yang akan mengantarkan ke situs projectlibitina.com. Isi situsnya hanya merupakan teks biasa, hanya berisi laporan. Namun laporan tersebut memberikan banyak informasi. Laporan yang dimaksud sejenis laporan kesehatan, atau lebih tepatnya laporan eksperimen manusia dengan bahan percobaan bernama Libitina XXXXXX. Dan dari laporan tersebut terdapat lagi istilah “Third Eye”, dan tampaknya Third Eye merupakan suatu obyek eksperimen oleh dokter yang diterapkan pada subyek yang menyebabkan timbulnya nafsu akan darah pada subyek yang tak dapat dikendalikan, sehingga dapat menjadi mesin pembunuh yang sangat berbahaya. Pada bagian “PHYSICAL RESULT (THIRD EYE)”, kita dapat melihat bahwa detak jantung subyek menjadi sangat kencang, yakni 160, jauh dari detak jantung normal. Ini konsisten dengan petunjuk yang kita temukan pada puisi spesial, yaitu palpitasi jantung, atau detak jantung yang sangat cepat. Kemudian gejala-gejala yang tertulis pada bagian “PHYSICAL NOTES” juga sesuai dengan karakteristik Yuri, terutama pada gejala “self harm”, atau melukai diri sendiri. Bagian “TEST RESULTS” menjelaskan hasil dari percobaan. Namun tidak terlalu jelas apakah pada bagian “Physical response test” hingga “Emotional control test” merupakan perilaku subyek setelah aktivasi Third Eye atau bukan, sehingga asumsinya adalah hasil percobaan yang dimaksud adalah hasil percobaan setelah aktivasi Third Eye, karena subyek berhasil lolos pada uji respon, namun gagal pada uji kendali. Selain itu, subyek juga gagal pada uji supresi atau pengendalian Third Eye, sehingga hasil-hasil ini sesuai dengan petunjuk kedua dan ketiga yang disebutkan sebelumnya, yakni kegagalan dalam pengendalian diri. Lalu pada bagian “TEST NOTES” kita akan menggarisbawahi kalimat-kalimat berikut.

Libitina has not yet recovered from the termination of XXXXXX and is not
expected to do so in the near future. Continuing to administer these tests will
only accelerate the deterioration of Libitina’s health.
You are choosing to avoid the measures necessary to prevent a repeat scenario,
Doctor. Will you not have as much faith in your personnel as you do in your God?

Menurut Game Theory, XXXXXX dapat merujuk pada Elyssa, karena terdapat 6 huruf X yang dapat mewakili 6 huruf pada Elyssa, serta perilakunya yang sesuai pada petunjuk pertama. Namun, yang menjadi permasalahan adalah bahwa dapat kita lihat bahwa XXXXXX pada dasarnya adalah nama keluarga, sehingga kurang umum apabila nama keluarganya adalah Elyssa, karena Elyssa pada dasarnya adalah nama gadis. Di sisi lain, bisa juga 6 huruf tersebut mewakili Reiner, karena bisa jadi nama keluarganya adalah Reiner, seperti Elyssa Reiner contohnya (bahkan ada artis asal Amerika bernama Alysia Reiner), sehingga dengan kata lain Libitina adalah nama baru untuk Elyssa. Ini bisa menjadi benar apabila kita melihat di paragraf terakhir pada petunjuk pertama, yakni kalimat retorika tentang alasan Elyssa berteriak lebih kencang ketika penulis paragraf tersebut bertanya-tanya apakah Reiner sudah berada bersama Elyssa atau belum. Ini bisa jadi bahwa terjadi sesuatu pada Reiner yang diakibatkan oleh Elyssa, dengan mengasumsikan bahwa Reiner dan Elyssa memiliki hubungan keluarga. Kita dapat menyimpulkan pada saat itu Elyssa masih bayi, dengan mengasumsikan latar penulisan tersebut pada tahun 2004, tepat setelah Elyssa memiliki Third Eye. Pada kalimat kedua terakhir, kita dapat melihat kalimat “prevent a repeat scenario”, yang identik pada kasus ketika seseorang mencoba menjelajah waktu ke masa lalu. Penjelajahan waktu ini telah kita ketahui dari petunjuk monika.chr. Dilihat dari kalimatnya secara penuh “You are choosing to avoid the measures necessary to…”, kita bisa menebak bahwa sang dokter kemungkinan dapat menjelajah waktu untuk mencegah sesuatu yang tidak ingin terjadi kembali.

Ada satu hal lagi yang dapat dijadikan referensi, yakni buku yang Yuri baca dalam game, yang berjudul Portrait of Markov. Yuri menceritakan isi cerita dua kali, yakni ketika sebelum adegan Sayori dan setelahnya. Deskripsi pertama yang Yuri ceritakan adalah sebagai berikut.

Basically, it’s about this girl in high school who moves in with her long-lost sister… But as soon as she does so, her life gets really strange. She gets targeted by these people who escaped from a human experiment prison… And while her life is in danger, she needs to desperately choose who to trust. No matter what she does, she ends up destroying most of her relationships and her life starts to fall apart…

Sedangkan deskripsi keduanya adalah

Basically, it’s about this religious camp that was turned into a human experiment prison… And the people trapped there have this trait that turns them into killing machines that lust for blood. But the facility gets even worse, and they start selectively breeding people by cutting off their limbs and affixing them to– O-Oh, that might be a little bit of a spoiler…

Deskripsi pertama tampak merupakan sinopsis dari Portrait of Markov, yang sudah memperkenalkan tokoh secara spesifik, sedangkan deskripsi kedua lebih menceritakan latar dari buku tersebut. Dari kedua deskripsi tersebut, buku tersebut memberikan kita informasi secara gamblang tentang percobaan manusia, seperti yang tertulis pada laporan project Libitina tentang percobaan penerapan Third Eye pada manusia, yang dapat berpotensi menjadi mesin pembunuh. Dari sini, buku Portrait of Markov tampak memiliki hubungan dengan project Libitina.

Dari petunjuk-petunjuk yang telah dijabarkan di atas apabila digabung menjadi satu akan tampak menghasilkan suatu cerita baru yang Dan Salvato masukkan pada DDLC. Banyak spekulasi menyatakan bahwa cerita tersebut memiliki kaitan terhadap game lain yang Dan Salvato buat, dan akan dirilis pada tahun 2018. Apabila spekulasi tersebut benar, maka DDLC bisa menjadi strategi marketing yang sukses, dengan memasukkan banyak easter egg berbentuk kode yang kemudian dipecahkan serta dipublikasikan di banyak media seperti Youtube. Selain terpilihnya game ini sebagai game terinovatif pilihan, masuknya game ini dalam Game Theory pada dasarnya sudah merupakan kesuksesan Dan Salvato dalam memperkenalkan game nya yang akan datang.

One Comment on “Cerita Lain Dibalik Doki-Doki Literature Club

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: