Resultan Gaya

Prev : Impuls

Kita akan menggunakan contoh untuk benda seperti pada bagian sebelumnya, yaitu

gaya2

Pada gambar di atas, terlihat pada gambar bahwa terdapat satu gaya yang bekerja pada benda, sehingga menyebabkan adanya impuls pada benda tersebut. Namun, bagaimana jika ada lebih dari satu gaya yang bekerja? Ilustrasinya dapat digambarkan sebagai berikut

gaya4.png

Pada gambar, ada dua gaya yang bekerja, yaitu F1 dan F2, yang memiliki arah yang sama. Hal ini dapat dikatakan bahwa kedua gaya bekerja sama dalam menggerakkan benda tersebut, sehingga apabila sumbu positif mengarah ke kanan, total atau resultan gaya yang dialami benda merupakan jumlah antara kedua gaya tersebut, atau

CodeCogsEqn (64)

sehingga dari persamaan di atas diketahui bahwa sistem akan bergerak ke kanan, karena resultan gayanya adalah positif. Kemudian untuk sistem dibawah ini

gaya3

karena F1 mengarah ke kiri, maka resultan gayanya adalah

CodeCogsEqn (65)

Namun, ada beberapa catatan pada kasus ini berdasarkan persamaan diatas, yaitu apabila F2 > F1, maka resultan gaya akan positif, menyebabkan benda bergerak ke arah kanan. Dan apabila F1 > F2, resultan gayanya akan negatif, menyebabkan benda bergerak ke kiri. Namun, apabila F1 = F2, maka resultan gayanya adalah nol, yang memiliki arti bahwa benda tidak akan bergerak. Kasus ini bisa dianalogikan seperti bermain tarik tambang, dimana sisi yang lebih kuat akan menyebabkan tambang bergerak ke sisinya, sehingga dapat memenangkan pertandingan. Namun apabila kekuatan kedua sisi sama, maka tali tidak akan bergerak.

Next : Macam-macam Gaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s